Kenalkan Pahlawan dan Lambang Negara Sejak Dini

akurat logo
Ridwan Anshori
Kamis, 11 Januari 2018 12:21 WIB
Share
 
Kenalkan Pahlawan dan Lambang Negara Sejak Dini
Sekitar 300-an siswa PAUD Kecamatan Kalasan mengunjungi pameran patung bertema kepahlawanan dan nasionalisme di Jogja Gallery dan Alun-alun Utara Yogyakarta. Kegiatan ini untuk menanankan nasionalisme sejak dini.. AKURAT.CO/Ridwan Anshori

AKURAT.CO, Sekitar 300-an siswa pendidikan anak usia dini (PAUD) se Kecamatan Kalasan Sleman diajak mengunjungi Jogja Gallery di Alun-alun Utara Yogyakarta, Rabu (10/1). Di lokasi tersebut sedang ada pameran patung bertema kepahlawan yang berlangsung sampai 20 Januari mendatang. 

Ketua PAUD Kecamatan Kalasan Fefin Dwi Setyawati mengatakan, mengenalkan kepahlawan dan lambang negara sejak dini lebih mudah tertanam dibanding saat usia menginjak remaja.

"Jiwa nasionalisme kebangsaan harus ditanamkan sejak dini," katanya di sela-sela kunjungan pameran, Rabu (10/1). 

Menurut dia, momennya tepat karena semester ini kurikulum di PAUD sedang pembelajaran tentang nasionalisme dan pengenalan profesi.

"Jadi pameran patung bertema kepahlawanan ini cocok untuk dijadikan bahan pembelajaran bagi siswa," imbuhnya.

Pameran patung tersebut merupakan karya seniman Yusman. Dia ikut mendampingi kunjungan PAUD tersebut.

"Penanaman wawasan kebangsaan harus dimulai sejak kecil. Saat nanti sudah dewasa, generasi penerus bangsa ini memiliki dasar kuat tentang Indonesia," ungkapnya.

Dia sengaja memamerkan patung karyanya bertema kepahlawanan dan lambang negara. Alasannya karena dilatarbelakangi atas keprihatinan terhadap wawasan kebangsaan di kalangan anak muda.

Yusman menceritakan, saat menggelar pameran di Papua tahun lalu. Saat itu sejumlah warga Papua yang belum tahu Garuda adalah lambang negara Indonesia.

"Di sana ada yang mengatakan lambang negara Indonesia itu burung Cendrawasih, tidak tahu itu salah siapa,” ujarnya prihatin.

Sementara itu, karya yang dipamerkan salah satunya patung Panglima Besar Jenderal Soedirman saat ditandu dalam memimpin perang gerilya. Selain itu, patung-patung presiden pertama sampai yang terakhir juga dipamerkan.

Patung yang dibuat dari bahan perunggu, fiber glass dan alumnunium dengan berbagai ukuran. Patung ukuran terbesar adalah patung Jenderal Soedirman saat ditandu bersama pasukannya. Ukurannya bertinggi 10 meter per patung.[]


Editor. Erizky Bagus Zuhair

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Komisi VIII Minta Ketua MPR Klarifikasi Pernyataan Soal LGBT

Senin, 22 Januari 2018 19:13 WIB

"Saya kira beliau juga punya pandangan-pandangan juga informasi-informasi akurat."


Sopir Angkot Tanah Abang Demo, Begini Reaksi Gubernur Anies

Senin, 22 Januari 2018 19:13 WIB

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menanggapi sopir angkutan kota (angkot) trayek Tanah Abang yang melakukan demonstras


[FOTO] Anak Asmat Menderita Gizi Buruk

Senin, 22 Januari 2018 19:01 WIB

0


'Japon Japan Fair 2018' Peringati 60 Tahun Hubungan Jepang-Indonesia

Senin, 22 Januari 2018 18:58 WIB

Pengunjung bisa berfoto dengan memakai Yukata secara gratis.


Minus Lee Chong Wei, Indonesia Masters Tetap Banjir Pebulutangkis Papan Atas

Senin, 22 Januari 2018 18:53 WIB

Lee Chong Wei mundur setelah tersingkir di babak pertama Malaysia Masters pekan lalu.


Pengamat: Ada "Akrobat" dalam Program DP Nol Persen

Senin, 22 Januari 2018 18:38 WIB

Irawan: Adanya dugaan semula bank milik Pemda DKI, Bank DKI, akan dilibatkan dalam proyek properti tersebut.


Kim Ji Won Tak Lagi Aktif di Media Sosial Gara-gara Ini

Senin, 22 Januari 2018 18:33 WIB

Kim Ji Won juga tak suka dipanggil dengan nama aslinya. Kenapa?


Menteri Susi Tak Gentar, Tetap Lakukan Penenggelaman Kapal

Senin, 22 Januari 2018 18:28 WIB

Menteri Susi akui, tak gentar untuk tetap melakukan pemusnahan kapal pencuri dengan penenggelaman.


Soal Fredrich, Advokat: Langkah KPK Bentuk Penghinaan Terhadap Profesi

Senin, 22 Januari 2018 18:28 WIB

Fredrich belum bisa dikatakan melanggar kode etik advokat ataupun tindak pidana, jika belum diputuskan oleh Dewan Etik dan Kehormatan.


Polisi Temukan Pelaku yang Membuang Bayi Berparas Tampan di Kota Cirebon

Senin, 22 Januari 2018 18:27 WIB

Baru diduga dan kami masih menunggu hasil lidik.


Fredrich Sebut KPK Takut Konfrontir Dirinya dengan Istri Novanto

Senin, 22 Januari 2018 18:26 WIB

"Saya tantang konfrontir enggak ada yang berani," kkata fredrich


Faktanya, MU Incar Sanchez Sejak Delapan Tahun Silam

Senin, 22 Januari 2018 18:20 WIB

Salas dan Sanchez adalah target lama MU


Mengenal Lodewijk, Si Jago Tembak yang Jadi Sekjen Golkar

Senin, 22 Januari 2018 18:18 WIB

Letjen (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus memiliki prestasi mentereng di TNI AD.


Airlangga Pastikan Tak Ada Tekanan di Balik Penunjukan Lodewijk sebagai Sekjen Golkar

Senin, 22 Januari 2018 18:17 WIB

Airlangga Hartarto menegaskan, penunjukan Lodewijk Freidrich Paulus sebagai Sekretaris Jenderal telah melalui pertimbangan yang matang


LGBT adalah Perilaku Menyimpang, Bisa Disembuhkan

Senin, 22 Januari 2018 18:07 WIB

"Prilalku LGBT bukan merupakan turunan secara genetik sehingga perlu direhabilitasi dan dikembalikan ke fitrahnya," kata Arief