Pemenang Festival Drama Pendek 2018 Diumumkan, Ini Catatan Juri

akurat logo
Herman Syahara
Minggu, 15 April 2018 08:02 WIB
Share
 
Pemenang Festival Drama Pendek 2018 Diumumkan, Ini Catatan Juri
Peserta dan juri Festival Drama Pendek 2018 berfoto bersama. ISTIMEWA

AKURAT.CO. Peserta Festival Drama  Pendek (Drapen) 2018 kurang gigih dalam menggali naskah dan  mengintervensi naskah terlalu jauh.  Padahal naskah-naskah pendek Putu Wijaya punya kedalaman dan potensi untuk digali dengan teliti dari berbagai  kemungkinannya sehingga menjadi pertunjukan yang enak ditonton.

Demikian diungkapan salah seorang anggota Dewan Juri Festival Drapen 2018 Jose Rizal Manua kepada AKURAT.CO usai pengumuman pemenang Festival  Drapen  2018 di Gedung Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Kamis lalu.

Maksud terlalu diintervensi, menurut Jose,  adalah  mendesakkan kemauan sutradara atau aktornya  ke dalam lakon  sehingga akhirnya keluar dari teks.  Padahal, teks ini adalah sumber rujukan penyutradaran yang telah diperhitungkan oleh penulisnya.

“Teks  dibuat oleh Putu Wijaya dengan renungan. Kata-katanya dipilih dan suasananya dibangun. Semua sudah diperhitungkan. Jadi jangan terlalu diintervensi. Jangan terlalu memasukkan unsur-unsur di luar naskah,” tegas Jose.

Dia mencontohkan, di dalam naskah yang ditulis Putu Wijaya ada dialog  yang berbunyi "anaknya tujuh seperti do re mi fa so la si. Tapi oleh peserta diganti menjadi  "anaknya tujuh seperti  a b c d e f g.”  Ini dinilai terlalu  memaksakan diri sehingga  jauh meleset dan menjadi  bukan bahasa Putu Wijaya.

Selain itu, tambah Jose, naskah-naskah Putu Wijaya itu tidak terlalu linier. Banyak sekali tikungan dan kejutannya. Tapi peserta  menggarapnya masih linier.

“Drama pendek adalah drama yang memang pendek sesuai naskahnya. Lamanya sekitar 15-20 menit. Bukan drama panjang yang dipendekan,” papar Jose.

Kiat mementaskan drama pendek, ucap Jose, sebenarnya tak berbeda jauh  dengan drama panjang.  Namun mementaskan drama pendek harus ada strategi, sehingga dapat memukau dan menyihir penonton selama  10 atau 20 menit. Dan, jangan kehilangan kewajaran.

“Mungkin karena ini beru pertama, ya. Mudah-mudahan  untuk yang kedua tahun depan depan  peserta bisa lebih baik dalam menggali naskah,” harap pengelola Teater Tanah Air yang sedang giat melatih  untuk festival teater anak-anak di Jerman itu.

Festival Drapen 2018 berlangsung selama  tiga hari dalam  rangka HUT Teater Mandiri ke-47.  Pemain wajib mementaskan naskah drapen karya Putu Wijaya yang telah disiapkan panitia. Dewan Juri yang terdiri dari dramawan Putu Wijaya, Jose Rizal Manua, Gandung Bondowoso, dan Dr Cobina Gillit, seorang ahli dramaturgi dari New York, memilih pemenang sebagai berikut:

Group Terbaik : Teater SD 30 Senja (Jakarta)

Sutradara Terbaik : Harry Akbar Taher (Teater Castra Mardika - Jakarta/UNJ)

Aktor Terbaik : Djamal Syarief (Teater Alam Banda Aceh)

Aktris Terbaik : Dewi Qurrota A'yun ( Sanggar Seni Lentera-Palu)

Menurut Ari, salah seorang panitia, seharusnya acara itu  diikuti oleh 29 peserta namun tujuh lainnya  mengundurkan. Daerah yang mengirimkan utusannya adalah Aceh, Riau, Lampung, Banten, Jakarta, Depok, Tegal, Yogyakarta, Malang, dan Palu. []


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Begini Cara Telkomsel Semarakkan Ramadan di Area Pamasuka

Jumat, 25 Mei 2018 08:00 WIB

Sejak tahun 2013, Telkomsel selalu menyerahkan bantuan kurma dengan jumlah yang disesuaikan dengan usia Telkomsel


Minggu Depan THR Cair, Tingkat Konsumsi Masyarakat Menengah Diharap Moncer

Jumat, 25 Mei 2018 07:45 WIB

Menteri Ani berharap konsumsi rumah tangga di kuartal II-2018 akan lebih tinggi dari kuartal sebelumnya.


Koopssusgab Akan Miliki Peran Pencegahan Hingga Pemulihan Pascaaksi Teror

Jumat, 25 Mei 2018 07:35 WIB

Operasi TNI dalam rangka menangani terorisme itu, utuh mulai dari pencegahan.


Lunabos, Aplikasi Pengingat Utang Buatan Milenial

Jumat, 25 Mei 2018 07:35 WIB

Lunabos akan mengingatkan utang tanpa rasa sungkan.


PT PP Terbitkan Obligasi Rp3 Triliun Danai Proyek Infrastruktur

Jumat, 25 Mei 2018 07:28 WIB

Sebagian dari hasil obligasi tersebut digunakan untuk pembangunan proyek-proyek infrastruktur yang sedang PTPP kerjakan



Politisi Gerindra: Jika Rupiah Sentuh Rp15.000 per Dollar, Jokowi Sebaiknya Mundur

Jumat, 25 Mei 2018 07:15 WIB

Kondisi nilai mata uang rupiah yang mengalami penurunan akan berikan dampak negatif tersendiri bagi tahta Joko Widodo sebagai Presiden.


Kemlu Imbau WNI Tidak Pergi ke Yaman

Jumat, 25 Mei 2018 07:09 WIB

Kemlu RI mengeluarkan pernyataan bahwa berdasarkan pengamatan perwakilan RI konflik di Yaman belum memperlihatkan tanda-tanda akan berakhir.


Kementerian PUPR Optimis H-10 Jembatan Cincin Lama Sudah Bisa Dilalui

Jumat, 25 Mei 2018 07:05 WIB

Progres perbaikan Jembatan Cincin Lama saat ini sudah mencapai 76%.


Resmi Dilantik Gubernur BI, Ini Pesan Menohok Bos BEI untuk Perry

Jumat, 25 Mei 2018 06:55 WIB

Tito: Gubernur BI harus mampu komunikasikan ke publik rencana redenominasi tanpa isyaratkan kekhwatiran masa depan perekonomian Indonesia


Pemerintah Terbitkan 4 Seri Samurai Bonds 100 Miliar Yen

Jumat, 25 Mei 2018 06:45 WIB

Penerbitan empat seri Samurai Bonds ini mendapatkan peringkat Baa2 dari Moody's, BBB- dari S&P dan BBB dari Fitch.


Hobi Turing? Motor Ini Berikan Kenyamanan Lebih di Perjalanan Anda

Jumat, 25 Mei 2018 06:35 WIB

Motor ini memiliki desain yang memungkinkan pengendara lebih nyaman dalam berkendara jarak jauh.


Korut: Kami Terbuka Selesaikan Masalah dengan AS

Jumat, 25 Mei 2018 06:25 WIB

Setelah Trump Batalkan Pertemuan puncak dengan Kim, Korut Nyatakan siap menyelesaikan masalah dengan AS kapanpun dan dimanapun.


PKPU Pelarangan Mantan Napi Koruptor Ikut Caleg Disahkan Pekan Depan

Jumat, 25 Mei 2018 06:25 WIB

PKPU itu akan tetap memuat soal larangan mantan narapidana kasus korupsi ikut kontestasi Pemilihan Legislatif 2019.


Bendungan Kuningan Mampu Tampung 25,9 Juta Meter Kubik

Jumat, 25 Mei 2018 06:24 WIB

Pembangunan Bendungan Kuningan untuk mendukung ketahanan pangan dan air sebagai Nawa Cita Pemerintahan Jokowi-JK