Hiburan / Film / Berita

Gal Gadot Mantan Tentara Israel, Lebanon Larang Film

akurat logo
Budi Prasetyo
Kamis, 01 Juni 2017 14:20 WIB
Share akurat gplus icon
 
Gal Gadot Mantan Tentara Israel, Lebanon Larang Film
Gal Gadot, aktris cantik Israel pemeran utama film Wonder Woman 2017. Warner Bros Entertainment

AKURAT.CO, Kementerian Dalam Negeri Lebanon secara resmi melarang pemutaran film Wonder Woman di bioskop-bioskop negeri itu. Alasan pelarangan itu karena film tersebut dibintangi oleh seorang aktris Israel. Gal Gadot, aktris yang dimaksud, menjadi pemeran utama dalam film yang baru saja rilis itu. Sebelum mejadi aktris, Gadot juga pernah menjadi tentara Israel. 

Pasca perang tahun 2006, kedua negara tidak memiliki hubungan dagang dan bisnis apapun. Lebanon melakukan boikot terhadap segala produk-produk Israel. Pelarangan ini berdasarkan rekomendasi dari direktorat Jenderal Keamanan Lebanon.

Awalnya, Distributor Warner Brothers di wilayah tersebut akan memuatar film tersebut pada Rabu malam (31/5) waktu setempat. Namun pemutaran ini dipastikan akan batal.

Beberapa manajemen bioskop di Lebanon telah mengumumkan pembatalan penyangan ini melalui akun media sosialnya. Diantaranya, Grand Cinemas @GCLebanon. Tertulis di aku Twitter bioskop ini: “Gadot telah mendukung secara vokal militer Israel dan mengkritik Hamas, faksi Palestina yang terpilih secara demokratis di Gaza.” Demikian dirilis dari Al Jazeera pada Kamis (1/6).

Saat serangan Israel melakukan serangan di Gaza pada tahun 2014, Gadot pernah menulis dukungan untuk Israel di akun Facebook.

"Saya mengirimkan cintaku dan doa untuk sesama warga Israel. Terutama untuk semua anak laki-laki dan perempuan yang mempertaruhkan nyawa mereka melindungi negara saya dari tindakan mengerikan yang dilakukan oleh Hamas, yang bersembunyi seperti pengecut di belakang wanita dan anak-anak ... Kami akan mengatasi !!!" tulis Gadot.

Kementerian Ekonomi Lebanon telah meminta direktorat Jenderal Keamanan untuk mencegah pemutaran film Wonder Woman. Tahun lalu, karakter Wonder Woman memicu kontroversi ketika terpilih sebagai duta besar kehormatan Perserikatan Bangsa Bangsa untuk pejuangan kesetaraan jender.

Puluhan ribu orang menandatangani sebuah petisi online yang memprotes keputusan tersebut. Menurut mereka, karakter fiktif tersebut tidak cocok dipilih sebagai duta kesetaraan gender, mengingat unsur eksploitasi tubuh wanita dalam karakter tersebut. Akhirnya, PBB memutuskan untuk membatalkan penunjukan tersebut.

Israel terlibat perang dengan Lebanon Hizbullah pada tahun 2006. Serangan militer Israel ke Lebanon tersebut telah membunuh 1.200 orang warga sipil Lebanon. Sementara 160 orang Israel tewas dalam pertempuran tersebut. Setelah itu, kedua negara melakukan gencatan senjata, tapi tidak secara resmi menyatakan berdamai.[]


Editor. Iwan Setiawan

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Demi Nonton Timnas, Guru Asal Surabaya Ini Boyong Keluarga ke Malaysia

Jumat, 18 Agustus 2017 10:06 WIB

Bentuk kecintaan warga negara Indonesia untuk Timnas di SEA Games


Berenang dengan Ubur-ubur Tak Menyengat, Ini Lokasinya

Jumat, 18 Agustus 2017 09:49 WIB

Traveler bisa asyik berenang dengan ubur-ubur yang tidak menyengat ini.


KBRI: Tidak Ada WNI Korban Teror di Barcelona

Jumat, 18 Agustus 2017 09:44 WIB

Pemerintah RI mengingatkan kembali kepada WNI, khususnya yang berada di Barcelona, Spanyol untuk meningkatkan kewaspadaan.


Pemerintah Indonesia Kecam Keras Teror di Barcelona

Jumat, 18 Agustus 2017 09:35 WIB

Diinformasikan, sampai saat ini tidak ada informasi mengenai warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam serangan tersebut.


Selain West Ham United, 3 Klub Elite Belanda Ikut Incar Ezra Walian

Jumat, 18 Agustus 2017 09:34 WIB

Ezra Walian telah menjalani trial bersama klub asal Inggris, West Ham United


Ini Penyesalan Terbesar Kim Kardashians

Jumat, 18 Agustus 2017 09:32 WIB


Gubernur Gorontalo: Tugas Kita Mengusir Kemiskinan dan Kebodohan

Jumat, 18 Agustus 2017 09:27 WIB

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan, kemerdekaan Indonesia bukan hadiah dari seseorang atau bangsa lain.


Milla: Level Saddil Meningkat, Dia Harus Mengontrol Energinya

Jumat, 18 Agustus 2017 09:25 WIB

"Saddil adalah pemain muda, dan dia harus belajar mengontrol energinya."


Pasca HUT Kemerdekaan RI, Lurah Pekojan Berikan Bantuan Sembako

Jumat, 18 Agustus 2017 09:25 WIB

Pembagian bantuan bantuan pangan non tunai tersebut merupakan kelanjutan dari program sumbangan Kementerian Sosial dan Bank BNI.


Warga Magelang Ikuti Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban

Jumat, 18 Agustus 2017 09:14 WIB

Materi pelatihan, antara lain Fiqih Qurban, teknik penyembelihan, kesehatan hewan, dan pengolahan daging.


Bagaimana Milla Menempatkan Ezra Walian Sebagai Pemicu Kemenangan?

Jumat, 18 Agustus 2017 09:05 WIB

"Tidak masalah saya mencetak gol atau tidak, yang penting tim telah bermain baik," kata Ezra Walian.


Selamat, Pinkan Mambo Lahirkan Anak Keempat

Jumat, 18 Agustus 2017 09:02 WIB

Selamat Pinkan Mambo


Malala Yousafzai, Peraih Nobel Perdamaian Diterima di Universitas Oxford

Jumat, 18 Agustus 2017 09:01 WIB

Perjuangan seorang gadis ini, yang mengkampanyekan pendidikan bagi anak perempuan di Pakistan tidaklah mudah.


Panglima TNI: Semoga Doa Jadi Kekuatan Wujudkan Indonesia Berdaulat

Jumat, 18 Agustus 2017 08:34 WIB

Persatuan dan kesatuan dalam keberagaman merupakan sesuatu yang sangat indah dan kaya dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.


PM Spanyol: Ini Terorisme Jihad, Dunia Harus Meresponnya

Jumat, 18 Agustus 2017 08:28 WIB

Rajoy juga menegaskan dirinya akan meminta seluruh partai politik di Spanyol memperkuat komitmen pakta anti-terorismenya.