Axel Mengaku Dianiaya Oknum Polisi dengan Mulut Bau Alkohol

akurat logo
Riandar Fata Hudaya
Senin, 17 Juli 2017 14:58 WIB
Share
 
Axel Mengaku Dianiaya Oknum Polisi dengan Mulut Bau Alkohol
Axel Matthew Thomas.. Istimewa

AKURAT.CO, Putra aktor Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas mengalami tindakan penganiayaan oleh oknum polisi pada Sabtu, (15/7) di Hotel Crystal, Kemang, Jakarta Selatan.

Dari informasi Axel, bahwa oknum yang melakukan penganiyaan berpakaian preman dan mulutnya terendus bau minuman keras. Bahkan oknum itu tak menunjukan KTA (Kartu Tanda Anggota).

"Dia bilang mulut oknum polisi itu bau alkohol. Kalau lihat foto anak saya babak belur, kan itu tidak manusiawi," jelas Yanwar Bagus Sasmito, kuasa hukum Jeremy dan Axel di di Gedung Sentra Pelayanan Propam Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/7).

Tak pandang bulu, bagi Jeremy jika sudah merenggut HAM (Hak Asasi manusia) terlebih kalau sudah menggunakan kekerasan dengan fisik maka harus ditindaklanjuti secara tegas.

"Jangankan kekerasan fisik, kekerasan verbal terhadap seseorang itu tidak boleh. Karena dilindungi hak asasinya, apalagi kekerasan fisik," timpal Jeremy dengan nada tegas.


Setelah kasus pemukulan Axel diterima oleh kepala bagian penerimaan Laporan di Propram Mabes Polri dan sudah ditangani oleh Kasubdit Paminal Polda Metro Jaya, maka hanya tinggal menunggu proses prosedural internal kepolisian terkait bagaimana menindaklanjuti perkara tersebut.

"Sudah dikonfirmasi juga bahwa benar yang melakukan tindakan tersebut adalah oknum kepolisian. Selanjutnya tinggal kepada internal mereka dan tata caranya ke depan, saya harus percaya," jelas Yanwar.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Bank Indonesia Lebarkan Sayap ke Kabupaten Puncak Papua

Senin, 25 September 2017 16:52 WIB

Adi: Masyarakat disini, juga berhak mendapatkan uang layak edar.


Catat! Menpora Bakal Jadikan Atlet Paragames Berprestasi Jadi PNS

Senin, 25 September 2017 16:52 WIB

"Saya berharap persyaratan PNS untuk atlet berprestasi Asean Paragames tidak disamakan dengan yang biasa," kata Imam Nahrawi.


Alamat Kena PHK, 20.000 Pekerja Dihantui Penerapan GNNT

Senin, 25 September 2017 16:52 WIB

Kemungkinan PHK lebih terbuka lebar. Apalagi, para pengumpul tol selama ini hanya dilatih melayani konsumen di gerbang tol.


Kelanjutan Reklamasi Pulau G Teluk Jakarta, Diputuskan Jumat Depan

Senin, 25 September 2017 16:49 WIB

Menko Luhut: Masalahnya cuma satu G itu masih ada yang mempersoalkan bahwa listrik yang ada disana itu tergangu.



Festival Pesona Selat Lembeh 2017 Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Kota Bitung

Senin, 25 September 2017 16:46 WIB

Festival Pesona Selat Lembeh 2017 ini akan kembali digelar pada 6-10 Oktober 2017.


Menikmati Sunrise Candi Borobudur hingga Dimasakin Suami Mewarnai Bulan Madu Vicky Shu

Senin, 25 September 2017 16:46 WIB

Beginilah romansa bulan madu dari Vicky Shu dan Ade Imam.


TIngkatkan Partisipasi, KPU Gelar Pendidikan Politik

Senin, 25 September 2017 16:43 WIB

Pendidikan pemilih penting dilakukan untuk meningkatkan partisipasi dan kesadaran para pemilih dalam Pemilu


Pangsa Pasar Kecil, Masih Ada Sekuritas Merugi

Senin, 25 September 2017 16:43 WIB

kerugian yang menimpa AB lantaran dengan MKBD terbatas hingga pangsa pasar yang relatif kecil.


Hipmi Kalbar Bakal Terapkan Skema Baru Penyaluran KUR

Senin, 25 September 2017 16:41 WIB

Skema baru penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalbar yang lebih baik.


Pelatih Mitra Kukar: Kami Siap Perang Lawan PS TNI!

Senin, 25 September 2017 16:40 WIB

"Saya juga baru melatih secara singkat, saya yang harus dituntut untuk beradaptasi dengan pemain."



Gubernur Sumut: Jangan Saling Ejek

Senin, 25 September 2017 16:38 WIB

"Marilah kita tidak saling mengejek bahkan mengumbar kesalahan antar calon pemimpin kepala daerah," kata Gubernur Erry


Pertemuan IMF-World Bank Annual Meeting Terancam Dipindah ke Jakarta

Senin, 25 September 2017 16:37 WIB

Menko Luhut akui belum memutuskan apakah akan memindahkan lokasi pertemuan tersebut atau tetap dilakukan di Bali.


Ini Keterangan Pemerintah dalam Uji Materi UU Pemilu

Senin, 25 September 2017 16:31 WIB

Pemilihan umum merupakan salah satu pilar demokrasi sebagai wahana perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan yang demokrat