Erstwhile, Sebuah Harapan Terulangnya Kejayaan Majapahit

akurat logo
Deni Muhtarudin
Senin, 11 September 2017 01:28 WIB
Share
 
Erstwhile, Sebuah Harapan Terulangnya Kejayaan Majapahit
Penulis kenamaan Indonesia, Joseph Rio Jovian Haminoto . AKURAT.CO/Deni Muhtarudin

AKURAT.CO, Penulis kenamaan Indonesia, Joseph Rio Jovian Haminoto mengungkapkan, ingin membawa kejayaan Kerajaan Majapahit di zaman dulu ke dalam masa sekarang.

Menurut Rio, Kerajaan Majapahit memiliki kehebatan yang sudah tidak diragukan lagi. Bahkan, luas wilayah kekuasaannya pun melebihi batas Indonesia sekarang ini. Hal itulah yang ingin ia sampaikan kepada masyarakat Indonesia melalui karya tulis terbarunya sebuah novel fiksi sejarah berjudul 'Erstwhile: Persekutuan Sang Waktu'.

"Saya ingin mengkorelasikan antara masa Majapahit dan masa sekarang, dimana Indonesia juga sekarang ini sedang mengalami sebuah kesempatan untuk bisa menjadi negara yang lebih besar lagi," ungkapnya saat ditemui di acara peluncuran di IIBF Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Minggu (10/9).

Rio mengatakan, Indonesia akan bisa meraih kejayaan seperti Majapahit. Hal itu bisa dilihat dari kemajuan yang dialami Indonesia. Dari sisi ekonomi misalnya, Indonesia sudah sangat memperlihatkan kemajuan yang sangat luar biasa.

"Jadi ini adalah waktu dimana kita merefleksikan kejayaan kita di masa lampau, jadi kita perlu belajar dari apa yang sudah terjadi di masa lampau untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya," ujar alumni S1 Clark University di Massachusetts, Amerika Serikat, itu.

Rio mengakui, referensi novelnya itu pun banyak terinspirasi dari buku-buku sejarah yang pernah ia baca semasa kuliah dulu. Sementara terkait waktu penulisan, Rio menyampaikan, ia membutuhkan waktu 5 tahun untuk menyelesaikannya.

"Jadi kalau ada kota-kota yang punya perpustakaan kuno atau tua, itu pasti saya akan mampir kesana. Untuk buku ini saja sangat banyak sekali tempat risetnya ya, karena butuh waktu lima tahun," katanya.

Alumni S2 Manajemen dari Universitas Oxford itu pun berharap, diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk kembali memberikan sebuah karya yang bisa dinikmati oleh rakyat dan bangsa Indonesia.

"Harapannya sih pertama para pembaca bisa menikmati dulu tulisannya, terus yang kedua pembaca bisa lebih terinspirasi untuk menjadi bagian dari Bangsa Indonesia yang sekarang mendapatkan momentum untuk bisa menjadi negara yang lebih besar," ungkap Rio.

Sekadar informasi, novel fiksi sejarah 'Erstwhile: Persekutuan Sang Waktu' tersebut merupakan karya tulis keempat dari Rio Haminoto. Sebelumnya Rio telah menulis buku dengan judul 'Don Joviano' (1998), 'Kionelle-The Avenue to Northern Ireland' (2007) dan 'Catatan Si Boy' (2009). Saat ini novel itupun telah menjadi best seller di beberapa toko buku Gramedia seperti di Mall Pondok Indah dan juga Plaza Indonesia.

Novel fiksi sejarah Rio tersebut juga telah mendapatkan pengakuan dari sejumlah tokoh nasional, seperti penulis trilogi Negeri 5 Menara dan pendiri Komunitas Menara Ahmad Fuadi, host Kick Andy Metro TV Andy F. Noya, Analis Pertahanan dan Strategi Militer Universitas Indonesia Connie Rahakundini Bakrie, mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat, mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Mari Elka Pangestu, CEO Femina Group Svida Alisjahbana, Vice Chairwoman Martha Tilaar Group Wulan Tilaar, dan Direktur Wahid Institute Yenny Wahid.[]


Editor. Ridwansyah Rakhman

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

BI Belum Atur Biaya Top Up E-Money Transportasi dan Toko Online

Selasa, 19 September 2017 18:50 WIB

Ariwibowo: BI hanya mengatur biaya top up e-money yang berbasis chip jadi yang memakai kartu. Untuk yang server kita masih belum mengaturnya


Berambisi Miliki Rambut Pirang, Kim Kardashian Ubah Gaya Rambut

Selasa, 19 September 2017 18:47 WIB

Ibu dua anak ini tampil segar dengan gaya rambut pirang dan penampilan terbarunya.


Lagu Shake It Off Taylor Swift Lagi-lagi Dituntut Plagiat

Selasa, 19 September 2017 18:47 WIB

Lirik lagu Shake It Off milik Swift disebut memiliki kesamaan sebesar 20 persen dari lagu berjudul Playas Gon Play.


Terjaring OTT Saber Pungli, Polisi Telusuri Aset Oknum PNS Bekasi

Selasa, 19 September 2017 18:46 WIB

Argo menyebut pihaknya saat ini tengah memeriksa 8 saksi.


Sekarang Nonton Video Streaming Tak Bikin Miskin

Selasa, 19 September 2017 18:45 WIB

BOLT sebagai pelopor layanan 4G LTE selalu fokus untuk memberikan layanan mobile, internet terbaik, paling andal & tercepat bagi pelanggan


Dukungan Kiper Persija untuk Kesembuhan Kurnia Meiga

Selasa, 19 September 2017 18:44 WIB

Kondisi Kurnia Meiga belum diketahui secara pasti


BI Ternyata Tak Bisa Ganti Rugi Kartu E-Money yang Hilang

Selasa, 19 September 2017 18:39 WIB

Ari mengakui Perbankan sebenarnya belum bisa menikmati hasil e-money. Sebab, penggunaan masih terbatas di lokasi-lokasi tertentu saja.


Kasus Narkoba Ridho Rhoma, Hakim Resmi Putuskan Rehabilitasi

Selasa, 19 September 2017 18:35 WIB

Hakim menjatuhkan pidana kepada Ridho Rhoma selama 10 bulan dan dikurangi 3 bulan tahanan yang sudah dilakukan.


Begini Ekspresi Siwon Saat Mencium Dong Hae

Selasa, 19 September 2017 18:34 WIB

Kejutan demi kejutan diberikan Super Junior kepada para penggemarnya.


Pefindo Klaim Banyak Peroleh Mandat Rating Obligasi dari Perusahaan

Selasa, 19 September 2017 18:33 WIB

Hendro: Hingga Agustus 2017, perseroan telah memperingkat 59 perusahaan dengan nilai emisi surat berharga Rp 109,73 triliun.


Perseru Masih Optimistis Lolos dari Ancaman Degradasi

Selasa, 19 September 2017 18:32 WIB

Perseru kini menduduki peringkat 16


Hebat, Minyak Bekas Bisa Dirubah Jadi Solar

Selasa, 19 September 2017 18:32 WIB

Badan Usaha Milik Desa Sewon, Bantul mampu merubah minyak goreng bekas menjadi solar


Dua Kabupaten di DIY Darurat Kekeringan

Selasa, 19 September 2017 18:31 WIB

Untuk kesiapsigaan darurat kekeringan, BPBD DIY mengalokasi anggaran Rp600 juta serta 1.000 tangki untuk dua kabupaten tersebut.


Apple Pie Frappe, Minuman Apel dengan Cita Rasa Lezat

Selasa, 19 September 2017 18:30 WIB

Minuman ini akan hadir sampai dengan bulan Oktober 2017


Dihina Kelamin Kecil, Jonni Bunuh Bos Bakmi Ayam

Selasa, 19 September 2017 18:24 WIB

Jonni dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.