Mengenal Wisnu, Penari Tradisional Cilik Asal Cirebon

akurat logo
Lina Citra Rasmi
Rabu, 27 Desember 2017 11:14 WIB
Share
 
Mengenal Wisnu, Penari Tradisional Cilik Asal Cirebon
Tari Klana. KEMENPAR/Sendy Aditya Saputra

AKURAT.CO Ketika tim AKURAT.CO tengah menikmati sajian makan malam di restoran Kelapa Manis, Cirebon pada Jumat (22/12) lalu, rombongan dimanjakan dengan pertunjukan tarian tradisional Cirebon. Salah satunya yaitu Tari Klana.

Tarian ini dibawakan dengan apik oleh tiga penari cilik. Mereka kompak mengenakan kostum merah dan kelengkapan tari. Dengan gagah ketiga anak ini menarikan tarian tersebut. Bahkan mereka bisa menyampaikan kesan tertawa terbahak-bahak, marak, dan mabuk melalui gerakan tari.

Wisnu Lanjana, salah satu penarinya mengatakan kalau tarian ini sebagai contoh seseorang yang memiliki sifat serakah, penuh amarah, dan angkara murka. Atau mencerminkan tokoh Rahwana. Sehingga tarian ini dibawakan secara arogan tetapi justru sangat disukai para penonton.

"Biasanya Tari Klana ini ditarikan oleh tiga hingga lima orang penari. Dan untuk menarikannya mereka harus memakai berbagai perlengkapan seperti kedok, sobra, selendang, tapik dan ules," kata Wisnu kepada AKURAT.CO di Restoran Kelapa Manis, Cirebon, Jumat (22/12) malam.

AKURAT.CO/Lina Citra Rasmi

Wisnu berkata kalau dirinya begitu amat senang dan bersemangat membawakan tarian tersebut. Menariknya lagi, kalau sejak kecil dirinya telah mempelajari beberapa tarian tradisional Cirebon.

"Saya sangat senang dan bersemangat kalau membawakan tarian Cirebon. Pokoknya seneng bangetlah dan bangga banget. Soalnya kan banyak yang sudah melupakan tarian tradisional tapi tetep saya suka," tuturnya.

Bakat menarinya sudah muncul sejak berusia sembilan tahun. Ini tak lepas dari ajaran dari sang ibunda. Ternyata penari cilik ini tumbuh dalam keluarga seniman. Sehingga tak mengherankan kalau dia bisa dan mau melestarikan tarian-tarian tradisional tersebut.

Fitria Leonita, mama dari Wisnu mengatakan bahwa Wisnu telah diajari menari sejak masih Taman Kanak-kanak (TK).

"Sejak Wisnu masih duduk di TK nol kecil, saya mulai mengajarkannya menari. Apalagi saya dulunya penari jadi ingin mewariskan darah seni ke anak-anak," ujarnya.

Ia mengatakan kalau dirinya mengajari Wisnu secara pelan-pelan dan memaksa.

"Soal belajar menari, saya gak pernah memaksakan pada anak. Takutnya anaknya bosan. Jadi saya biarkan semaunya Wisnu saja, mau kapan belajar menari. Dia belajar nari gak ikut sanggar karena saya yang terjun langsung mengajarinya," ungkapnya.

Ia mengatakan kalau soal latihan, Wisnu biasanya latihan dirumah dengan menggunakan kaset. Terkadang latihannya juga menggunakan musik live, dimana alunan musiknya oleh saudara-saudaranya dirumah. Karena saudaranya dari ibunya merupakan seniman dan dalang.

"Untuk panggilan perform, Wisnu sering diundang di hajatan atau pagelaran tahunan di Cirebon. Selain itu kalau ada perlombaan, Wisnu selalu ikut," ujarnya.

Ia menuturkan acara tahunan yang Wisnu ikuti seperti acara bersih desa atau parade. Dan berbicara soal tarif, semuanya tergantung pada pihak penyelenggara saja.[]


Editor. Erizky Bagus Zuhair

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Hanura Kubu OSO Bentuk Auditor Internal untuk Usut Dugaan Penggelapan Uang Partai

Minggu, 21 Januari 2018 19:50 WIB

"Fitnah-fitnah yang dilakukan untuk menghancurkan partai Hanura ini adalah keinginan agar ini partai tidak masuk dalam verifikasi," kata OSO


Banyak Istri akan Mendapatkan Kabar Positif Hamil Bulan Ini

Minggu, 21 Januari 2018 19:45 WIB

Para peneliti percaya kalau perubahan musim libur Natal dan Tahun Baru berkaitan dengan faktor reproduksi.


Aturan Pembatasan Impor Tembakau Ganggu Dinamika RUU Pertembakauan

Minggu, 21 Januari 2018 19:44 WIB

Salah satu yang menjadi bahan pertimbangan Dewan, adanya kesalahan yang muncul akibat lahirnya Permendag tentang Ketentuan Impor Tembakau.


Hamil 6 Bulan, Teuku Wisnu Wajari Shireen Sungkar Makin Manja

Minggu, 21 Januari 2018 19:42 WIB

Bagi Wisnu itu adalah hal yang wajar mengingat usia kehamilannya cukup besar.


Kuasa Pelapor Tantang Sandiaga Buktikan Legalitas Likuidasi Japirex

Minggu, 21 Januari 2018 19:42 WIB

Jika benar penjualan lahan dilakukan dalam rangka likuidasi, ia meminta bukti pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM.


Warga Asal Lampung Ditemukan Membusuk di Kamar Kontrakannya

Minggu, 21 Januari 2018 19:35 WIB

Warga Gang Swadaya 1, RT/RW 08/08, Cengkareng, Jakarta Barat mencium aroma bau busuk pada Minggu (21/1) sore



Gelar Juara Dunia UFC Milik McGregor Akan Pindah Tangan

Minggu, 21 Januari 2018 19:27 WIB

McGregor belum pernah bertarung lagi di Octagon sejak November 2016


Presiden Moon Sambut Baik Delapan Delegasi Korut yang Tiba di Korsel

Minggu, 21 Januari 2018 19:25 WIB

Korea Selatan menyambut baik konfirmasi Komite Olimpiade Internasional (IOC) bahwa 22 atlet Korea Utara akan bersaing.


Muncul Lagi Pria yang Ngaku Jadi Suami si Mpok

Minggu, 21 Januari 2018 19:25 WIB

Curhatan si mpok mendapat balasan lagi dari seorang pria.


OSO ke Hanura Kubu Bambu Apus: Di Sana Bikin Munaslub Apa?

Minggu, 21 Januari 2018 19:17 WIB

OSO mengklaim, sebanyak 21 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang tersebar di seluruh Indonesia mendukung dirinya



Wenger Isyaratkan Belum Dekati Aubameyang

Minggu, 21 Januari 2018 19:10 WIB

"Jika kami menontrak seorang pemain, kami akan mengumumkannya," kata Arsene Wenger.


Raja Yordania Prihatin Atas Klaim Sepihak Trump Terkait Yerusalem

Minggu, 21 Januari 2018 18:40 WIB

Raja Yordania Abdullah mengungkapkan keprihatinannya atas keputusan Washington mengakui Yerusalem sebagi Ibu Kota Israel.


Pelita Jaya Tutup Seri Kelima dengan Kemenangan 100 Poin

Minggu, 21 Januari 2018 18:40 WIB

"Selanjutnya kita akan bermain lebih disiplin dalam bertahan," ucap Johannis Winar.