Duh, Isyana Sarasvati Salah Sebut 'Pelakon' Jadi 'Pelakor'

akurat logo
Riandar Fata Hudaya
Sabtu, 13 Januari 2018 10:10 WIB
Share
 
Duh, Isyana Sarasvati Salah Sebut 'Pelakon' Jadi 'Pelakor'
Isyana Sarasvati meluncurkan single kedua berjudul Lembaran Buku sekaligus video klip yang menampilkan Arifin Putra.. AKURAT.CO/Riandar Fata Hudaya

AKURAT.CO, Isyana Sarasvati tengah berbahagia setelah merilis single kedua berjudul "Lembaran Buku" sekaligus membuat video musik atau video klipnya.

Ia bahkan bersedia diwawancarai panjang lebar seputar penggarapan dan pengalamanya berakting bersama Arifin Putra.

Namun ada hal lucu, saat ia diminta awak media untuk menjelaskan seperti apa konsep video klipnya itu. Sayang Ia tidak mau menjawab karena menurutnya pertanyaan lebih tepat  dijawab oleh Sakti Marendra, sutradara video klip itu. Sebab ia merasa hanya sebagai pelakon bukan konseptor.

Nah, dibagian itu ia sempat terpleset bicara. Dimana ia menyebut kata Pelakon menjadi Pelakor. Akibat itu ia menjadi bahan tertawaan awak media dan beberapa orang yang berada disana. Ia sendiri bahkan ikut tertawa. Karena memang kata 'pelakor' tengah dibicarakan. Entah apa yang terjadi dalam pikirannya Isyana sehingga kepleset menyebut kata 'Pelakor'.

"Kalau konsep video nya yang jawab sutradaranya ya, karena aku hanya sebagai pelakor eh pelakon," Ujar Isyana Sarasvati saat ditemui usai merilis singel kedua dari album keduanya 'Paradox' sekaligus video klipnya di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (12/1) sore.

Seketika wajah Isyana langsung memerah karena malu. Namun ia kemas dengan tawa. Pun ia langsung melanjutkan penjelasannya.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Kemlu Bekerjasama dengan KPU Lakukan Evaluasi Data Pemilih di Luar Negeri

Sabtu, 20 Januari 2018 00:18 WIB

Kali ini, pihak Kemlu dan KPU akan melakukan evaluasi, apa yang kurang dari kerja sama sebelumnya


Satgas TNI KLB di Asmat Targetkan 3 Bulan untuk Tangani Campak

Sabtu, 20 Januari 2018 00:00 WIB

Karena wabah penyakit campak dan difteri di kampung-kampung di Kabupaten Asmat, Papua, kebanyakan yang menjadi korbannya adalah bayi


Golkar Jatim Swadaya Menangkan Pasangan Khofifah-Emil

Jumat, 19 Januari 2018 23:32 WIB

Karena dengan gotong royong swadaya tersebut membuktikan kalau Partai Golkar all out untuk memenangkan Khofifah-Emil


Bima Arya Tak Khawatir Bila Kasus Pembelian Lahan Jambu Dua Diungkit Kembali

Jumat, 19 Januari 2018 23:27 WIB

Msekipun bisa saja kasus tersebut menjegal langkahnya di Pilkada 2018


Jokowi Dinilai Pas Lakukan Kunker ke Asia Tengah dan Asia Selatan

Jumat, 19 Januari 2018 22:46 WIB

Misalnya, Pakistan, Srilangka, Bangladesh, dan Afganistan


Bantai PSPS, Persija Puncaki Klasemen Grup D

Jumat, 19 Januari 2018 22:36 WIB

Persija Jakarta berhasil menang tiga gol tanpa balas saat menghadapi PSPS Riau di laga perdana grup D Piala Presiden 2018.


ASN Palembang Resmi Gunakan Pakaian Adat Setiap Jumat

Jumat, 19 Januari 2018 22:35 WIB

Perwali Nomor 3 Tahun 2018 yang diresmikan pada tanggal 15 Januari 2018 ini, mewajibkan menggunakan pakaian adat Palembang


Mourinho: Pertukaran Mkhitaryan-Alexis Sanchez Belum Selesai

Jumat, 19 Januari 2018 22:13 WIB

Pertukaran henrikh Mkhitaryan dan Alexis Sanchez masih belum rampung.



Tanggulangi Difteri, Wali Kota Samarinda Gelontorkan Rp 3 Miliar

Jumat, 19 Januari 2018 21:54 WIB

Dana sebesar Rp 3 Miliar merupakan uang yang disediakan Pemkot, untuk dapat digunakan sewaktu-waktu


Ganggu Aktifitas Pelayanan, PKL di Kantor Imigrasi Bogor Bakal Ditertibkan

Jumat, 19 Januari 2018 21:50 WIB

Selain membuat semrawut, keberadaan PKL juga mengganggu aktifitas pelayanan Pasport dan Visa


Pemerintah Diharapkan Segera Sahkan RPP Perdagangan Elektronik

Jumat, 19 Januari 2018 21:47 WIB

Sepanjang 2017 YLKI menerima 642 pengaduan, 16 persen di antaranya atau 101 pengaduan terkait transaksi belanja online.



Mamah Muda Ditemukan Tewas Mengenaskan

Jumat, 19 Januari 2018 21:38 WIB

Kuat dugaan perempuan berusia 17 tahun ini korban pembunuhan, karena di sekujur tubuhnya banyak bekas luka


Subsidi Angkutan Tahun Ini Turun 18,92 Persen

Jumat, 19 Januari 2018 21:36 WIB

Penurunan nilai kontrak merupakan hasil evaluasi dari realisasi anggaran penugasan kereta perintis 2017 yang hanya terserap 85 persen.