Jenazah Advent Bangun Sempat Salah Posisi Sebelum Dimasukkan ke Liang Lahat

akurat logo
Endra Prakoso
Minggu, 11 Februari 2018 16:53 WIB
Share
 
Jenazah Advent Bangun Sempat Salah Posisi Sebelum Dimasukkan ke Liang Lahat
Pemakaman Jenazah Advent Bangun. AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Sejumlah pelayat memadati prosesi pemakaman Advent Bangun di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kandang, Jagakarsa, Jaksel, Minggu (11/2) siang.Pihak keluarga dan kolega tampak ingin mengantarkan jenazah orang tercinta mereka ke peristirahatan terakhir.

Sesaat sebelum jenazah dimasukkan ke liang lahat, sempat terjadi salah posisi jenazah.  Posisi jenazah awallnya keliru menempatkan arah.  Posisi yang seharusnya buat kepala, rupanya sempat dijadikan tempat kaki.

Seorang pendeta, yang bertugas memimpin upacara pemakaman harus bertanya beberapa kali ke orang-orang yang mengurus jenazah sebelum berangkat.

"Ini kepalanya (posisinya) dimana?", tanya seorang pendeta.

Beberapa orang pun menyalahkan orang-orang yang memasukan jenazah ke peti mati.

Jenzah kemudian diantarkan ke TPU Kampung Kandang. Setalah tiba di TPU, jenazah sudah siap ditaruh pada lubang yang telah disediakan.

Diketahui Advent meninggal pada Sabtu (10/2) dini hari. Ia berpulang karena penyakit gagal ginjal yang dideritanya.[]


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Bocah Dua Tahun Tenggelam Akibat Banjir di Cirebon

Jumat, 23 Februari 2018 23:03 WIB

Korban tenggelam di sungai yang sedang banjir. Korban bernama Fauzi umur dua tahun.


BPJS Patok Target Peserta Aktif Mencapai 29,6 Juta Orang Tahun ini

Jumat, 23 Februari 2018 23:00 WIB

Mulai Januari tahun 2018, BPJS Ketenagakerjaan sudah langsung melakukan gebrakan untuk mewujudkan target 29,6 juta peserta


Tanpa Sepengatuan DPRD, RUPS Bank Jatim Diprotes

Jumat, 23 Februari 2018 22:55 WIB

RUPS masalah keputusan strategis yang menyangkut pengeluaran APBD.


Kosgoro Bertekad Kembalikan Kejayaan Golkar di Kalsel

Jumat, 23 Februari 2018 22:53 WIB

Saya optimis, dengan kekompakan atau kebersamaan akan berhasil meraih kemenangan pada Pemilu 2019 dan mengembalikan kejayaan Partai Golkar.


Tanah Desa Adat di Bali Dapat Sertifikat

Jumat, 23 Februari 2018 22:52 WIB

Bali tidak mungkin terjaga budayanya kalau tidak ada desa pakraman.


Sah! Barcelona Tambah Masa Bakti Sergi Roberto

Jumat, 23 Februari 2018 22:50 WIB

Perpanjangan itu membuat Roberto memiliki klausul kontrak penjualan sebesar 500 juta Euro


Alasan Totalindo Tetap Pilih Garap Proyek DP Rp0 Klapa Village

Jumat, 23 Februari 2018 22:45 WIB

Proyek program Pemprov DKI Jakarta itu untuk menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat Jakarta.


Idrus Marham Beri Semangat Anak-anak Pengungsi Sinabung

Jumat, 23 Februari 2018 22:45 WIB

Di hadapan puluhan anak pengungsi erupsi Gunung Sinabung, Mensos menceritakan kisahnya saat masih di Sulawesi Selatan.


Kapolres Badung Pimpin Pengamanan Jokowi Sapa Masyarakat di Pasar Mengwi

Jumat, 23 Februari 2018 22:39 WIB

Kesigapan dan kewaspadaan sangat dibutuhkan dalam pengamanan ini.


NasDem Gorontalo Tegaskan Tak Berikan Bantuan Hukum ke Kadernya yang Terlibat Narkoba

Jumat, 23 Februari 2018 22:36 WIB

Nasdem Provinsi Gorontalo menegaskan tidak akan memberikan bantuan hukum kepada ketua DPD yang terlibat narkoba.


Sri Mulyani Apresiasi Tim Tangkap Penyelundup 1,6 Ton Sabu di Perairan Anambas

Jumat, 23 Februari 2018 22:34 WIB

Perdagangan gelap narkoba selama ini membuat perputaran uang menguap begitu saja.


Jumlah Mitra Go-Food Tahun Ini Mencapai 125.000

Jumat, 23 Februari 2018 22:33 WIB

Sebanyak 70-80% mitra Go-Food merupakan UMKM yang tersebar di 21 provinsi, 50 kota. Tahun 2018 ini ditargetkan menjadi 100 kota.


[FOTO] Jembatan Gembok Cinta di Georgia

Jumat, 23 Februari 2018 22:33 WIB

0


PKT Irigasi Kecil dan Jalan Produksi untuk Distribusi

Jumat, 23 Februari 2018 22:30 WIB

Menteri PUPR: Untuk kegiatan PKT di Kementerian PUPR pada 2018 telah dianggarkan sebesar Rp 11,3 T


DPD NasDem Gorontalo Diciduk BNN, Ini Kata Sekjen

Jumat, 23 Februari 2018 22:30 WIB

Partai NasDem angkat bicara terkait kadernya yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) atas dugaan penyelahgunaan narkoba.