Penyair Dimas Arika Mihardja Meninggal Dunia, Ini Salah Satu Puisinya

akurat logo
Herman Syahara
Jumat, 06 April 2018 14:45 WIB
Share
 
Penyair Dimas Arika Mihardja Meninggal Dunia, Ini Salah Satu Puisinya
Penyair (alm) Dimas Arika Mihardja . ISTIMEWA

AKURAT.CO, Dunia kepenyairan  kehilangan seorang pelaku yang amat mencintai dunianya.  Dr Sudaryono M.Pd, atau yang lebih populer dengan panggilan Dimas Arika Mihardja (DAM), meninggal Kamis (5/4) sekitar pukul 19.00 WIB di RS Bratanata Jambi dalam usia 59 tahun. Almarhum lama menderita sakit dan harus menjalani cuci darah secara berkala. Almarhum telah dimakamkan siang ini  di Pemakaman Kenali Besar.  

“Sakitnya sudah lama dan almarhum  rutin cuci darah. Sebenarnya sudah mulai pulih dan nampak berseri tapi  Tuhan berkehendak lain,” ujar Ramayani Riance, penyair Jambi yang juga binaan almarhum yang dihubungi AKURAT.CO di rumah duka  melalui fasilitas  messenger, Jumat (6/4) pagi.

Di mata Riance, almarhum adalah  sosok penyair inspiratif yang  luar biasa aktif bukan hanya dalam berkarya tetapi  juga dalam  membina dan menghidupkan kecintaan terhadap sastra di Jambi secara langsung  dan nasional melalui media sosial.

“Saya aktif dalam kegiatan seni dan budaya yang beliau bina. Almarhum guru saya dalam menulis puisi,” katanya.

Pengamat dan kritikus sastra dari FIB Universitas Indonesia Maman S mengatakan dalam akun facebooknya, mulai mengenal almarhum pada 1980-an dalam suatu kegiatan sastra.

“Kesan pertama yang langsung mencairkan suasana adalah senyum dan ketawamu yang khas. Lalu sikapmu yang welcome. Selanjutnya, perkara puisi, sastra, dan dinamika kehidupan sastra di Jambi menjadi bahan diskusi hangat. Selalu menyenangkan berbincang denganmu, sahabat. Maka, kerap aku diganggu rindu untuk mengobrol, ketawa-ketiwi sampai larut malam,” tulisnya. 

Maman menilai mengikuti kiprah almarhum dalam usahanya menciptakan kegairahan kehidupan sastra di Jambi, membimbing sejumlah mahasiswa menerbitkan buku puisi, memberi pengantar, dan  mengajak teman-temannya di media sosial untuk merbitkan buku puisi atau apa saja sebagai wujud kecintaanya pada sastra Indonesia sehingga lahir penyair-penyair hebat.

Penyair Dimas Arika Mihardja dilahirkan di Yogyakarta 3 Juli 1959  dan hijrah ke Jambi pada 1985 serta menjadi dosen di Fakultas Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan Universitas Jambi. Almarhum seorang penyair yang produktit dan aktif membina penyair-penyair muda di Jambi melalui berbagai kegiatan komunitas sastra yang dibinanya.

Karya-karya almarhum terhimpun dalam puluhan antologi bersama terbitan pusat dan daerah. Sedang novelnya, Catatan Harian Maya, dimuat secara bersambung di Harian Jambi Independent (2002). Cerpen, esai, dan kritik sastra yang ia tulis tersebar di berbagai media massa koran dan jurnal-jurnal ilmiah. Kritikus sastra  Korrie Layun Rampan (alm) memasukkan almarhum ke dalam Penyair Angkatan 200.

Berikut adalah salah satu karya almarhum Dimas Arika Mihardja:

ENSIKLOPEDIA KORUPTOR

Ini cerita orang kotor, debu di kantor

Ada polisi dan komisioner pemberantasan korupsi

Satu sekretaris partai merekam jejak komisioner

Aroma dan aura politik berbau tengik

Ada di kantor yang kotor pengadu domba

Domba tak bersalah diadu tanduknya

Tanduk itu patah, luka berdarah

Tak hendak tunduk kehendak sejarah

Sebab komisi 3 berbagi komisi: aklamasi

Setuju menjadikan seorang pencuri dari

 

Lalu kembali pertiwi didongengi cicak buaya

"Cicak itu, cintaku, bicara soal kita, yaitu nonsense"

dan buaya menggelepar kehilsngan "d", bu(d)aya

Itulah yang paling berbahaya: budidaya buaya

di selat karimata, berurai airmata buaya

O, lubang buaya jilid berapa ini?

 

Gali lubang, tutup liang

Kaki kaki mengangkang

Itulah Indonesia

 

Gali lubang, tutup liang

Menumpuk numpuk utang

Itulah Indonesia

 

Gali lubang, adu domba

Mencari kambing paling hitam

Itulah Indonesia

 

Gali lubang, tutup utang

Mengibarkan senyum Soekarno Soeharto

Menjadi komisi, santapan tiap hari

O, inilah negeri para penjarah

dan aku termangu di bawah pohon sejarah

 

Ditulis dengan cinta untuk Indonesia Raya(h)an []


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Gelandang Utama Madrid Berencana Contoh Langkah Ibrahimovic

Senin, 23 April 2018 08:30 WIB

Luka Modric membuka peluang untuk bergabung dengan klub asal Amerika Serikat.


Bulog Surakarta Jamin Stok Beras Hingga Akhir Tahun Aman

Senin, 23 April 2018 08:28 WIB

Bulog Surakarta optimis pengadaan pangan sebanyak 89.000 ton setara beras pada 2018 tercapai dan tercukupi hingga akhir tahun


NU Surabaya Minta Aparat Serius Tegakkan Perda Larangan Miras

Senin, 23 April 2018 08:27 WIB

Aparat pemkot bekerja sama dengan pihak kepolisian, harus terus memantau keberadaan minuman keras di supermarket, hotel dan restauran.


Obligasi Dibayangi Sentimen Negatif

Senin, 23 April 2018 08:26 WIB

pergerakan USD yang kembali meningkat dan dibarengi dengan kembali naiknya laju imbal hasil obligasi AS mempengaruhi pasar


Produksi Sampah di Sumut Capai 2,5 Juta Ton per Tahun

Senin, 23 April 2018 07:53 WIB

Masyarakat masih membuang sampah sembarangan.


Bursa Dunia Cenderung Melemah

Senin, 23 April 2018 07:51 WIB

saham Asia yang kembali melanjutkan pelemahannya


Pemkab Mukomuko Realisasikan Dana BOK sebesar Rp980 Juta

Senin, 23 April 2018 07:44 WIB

Dana BOK Mukomuko tahun ini alami peningkatan Rp8,2 miliar dibandingkan tahun 2017


Ready Player One Selangkah Lagi Capai Pemasukan Rp 6,8 T

Senin, 23 April 2018 07:33 WIB

Di box office AS, Ready Player One memperoleh pemasukan sebesar 120,6 juta dollar AS.


Cina Tolak Impor Limbah, Negara Maju Kelimpungan

Senin, 23 April 2018 07:25 WIB

Cina berkeputusan tidak akan impor sampahdari negara lain dan akan fokus pada penanggulangan masalah polusi dalam negeri


Sihar Kampanyekan Kemah Bersih Bersahabat Pada Alam

Senin, 23 April 2018 07:22 WIB

"Kita mengharapkan masyarakat dan wisatawan serta merta menjaga kawasan Danau Toba ini."


IHSG Cenderung Sendu, Intip Keenam Saham Unggulan

Senin, 23 April 2018 07:05 WIB

IHSG akan menuju ke area support pada level 6.314 hingga 6.291


Kamboja Luncurkan Paket Reformasi Anggaran Terbaru

Senin, 23 April 2018 07:05 WIB

pendapatan Kamboja meningkat lebih dari dua kali dalam 5 tahun terakhir, dari USD2,26 miliar di 2013 menjadi sekitar USD4,56 miliar di 2018


Lagi, Rupiah Dihajar Kesaktian Dolar AS

Senin, 23 April 2018 06:57 WIB

Rupiah diestimasikan akan bergerak pada kisaran support 13.878 dan resisten 13.868


Verizon, Aplikasi yang Bantu Orang tua Lacak Lokasi Anak

Senin, 23 April 2018 06:35 WIB

Verizon Smart Family adalah aplikasi yang memungkinkan orangtua mengelola ponsel anak mereka seperti memberi filter konten dan batas waktu.


Instagram Dian Pelangi Didapuk Jadi Kiblat Fashion Wanita Muslim Indonesia

Senin, 23 April 2018 06:30 WIB

Dian Pelangi adalah sosok yang telah banyak menginspirasi muslimah Indonesia, khususnya bagi mereka yang mengenakan hijab.