Dramawan Putu Wijaya Tak Pernah Lelah Memberi Motivasi

akurat logo
Herman Syahara
Minggu, 15 April 2018 09:05 WIB
Share
 
Dramawan Putu Wijaya Tak Pernah Lelah Memberi Motivasi
Putu Wijaya. AKURAT.CO/Herman Syahara

AKUARAT.CO, Meskipun dalam keadaan tak berdaya dan hanya duduk di atas kursi roda namun dramawan Putu Wijaya tetap bersemangat memotivasi anak muda untuk terus bersemangat dalam berkesenian, khusunya berteater.

“Kemiskinan itu berkah. Kekalahan itu kemenangan. Yang tidak ada itu ada. Keterbatasan dan kekurangan itu harus membuat kita befikir lebih maju. Kita harus membalik kekalahan jadi kemenangan,” tegas  Putu Wijaya kepada AKURAT.CO, usai menjadi juri dalam Festival Drama Pendek (Drapen) 2018 dalam rangka HUT ke-47 Terater Mandiri yang dipimpinnya, di Gedung Indonesia Kaya (GIK), Jakarta Pusat, Kamis (12/4) sore.

“Saya sudah 45 tahun di dunia ini namun nampaknya kok belum bergerak. Saya jadi  berfikir kenapa belum bergerak. Ternyata kurang lama,” kilah pria kelahiran  Puri Anom Tabanan, Tabanan, Bali, 11 April 1944 itu.

Menurut Putu, “penyakit” anak muda  sekarang antara lain terlalu dimanjakan  orang tuanya sehingga lupa menjadikan tantangan sebagai peluang.  Oleh karena itu dirinya merasa berkewajiban  mendorong dan mengajak mereka terus bekerja dalam dunia teater.  Dia menekankan agar  muda terus memakai otaknya untuk berfikit. Jangan dibiarkan beristirahat.

“Orang yang tidak bergerak pun harus saya dorong terus. Kalau saya menyerah, orang akan berhenti. Jadi harus  didorong terus. Ini waktunya.  Saya akan  terus menarik mereka bekerja (dalam berteater, Red),” tegas penulis naskah yang baru meluncurkan buku tebal Drama Pendek (Drapen) yang berisi ratusan naskah drama yang ditulisnya sepanjang 2017 itu.

Hasrat memotivasi lelaki itu terbakar saat dia mengaku kecewa melihat panggung di Gedung GIK yang sederhana  dan sempit padahal berada dalam sebuah ruang yang megah. Sampai-sampai untuk memasang backdrop pun sulit. Namun  kenyataan ini membangkitkan imajinasi bahwa keterbatasan harus disiasati. 

“Kekosongan itu membuka ruang imajinasi. Dalam kemiskinan itu tiba-tiba penonton berpartisipasi. Dan itu dalam teater di Indonesia sudah biasa. Jadi  dalam keterbatasan kita harus bisa bekerja,” tegasnya sambil tangan kanannya terus menandatangani  buku peserta dan penonton yang telah mendapat bukunya secara gratis.

Bagi Putu Wijaya, hiruk pikuk penonton dan peserta yang meminta tandatangan itu  agaknya adalah sebuah pertunjukan teater. []


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Infosys Lirik Layanan Digital

Selasa, 24 April 2018 16:04 WIB

Infosys melihat adanya keuntungan yang besar dalam bisnis layanan digital.


Srikandi KCK Kodam Diponegoro Raih Medali Perak di Kejuaraan Panahan KASAU CUP 2018

Selasa, 24 April 2018 16:02 WIB

1st KASAU CUP 2018 ARCHERY CHAMPIONSHIP' sendiri merupakan turnamen panahan pertama kali yang diadakan oleh Kepala Staf TNI AU (Kasau)


'Hypnobirthing' Dipilih Kate Middleton Tuk Lahirkan Bayi Ketiganya

Selasa, 24 April 2018 16:02 WIB

Bagaimana teknik hynobirthing?


Pergelangan Kakinya Bermasalah, Gavin Latihan Terpisah

Selasa, 24 April 2018 16:00 WIB

"Iya, saya hanya recovery. Tadi lancar kok recovery-nya," kata Gavin Kwan Adsit.


Bocah Ini Menjadi MaskotEverton Lewat Bantuan Robot

Selasa, 24 April 2018 15:59 WIB

Jack McLinden didapuk sebagai maskot klub Everton. Karena tak bisa beraktivitas, ia dibantu robot untuk berinteraksi dengan pemain Everton.


Tentara AS Jalani Transplantasi Penis Pertama di Dunia

Selasa, 24 April 2018 15:57 WIB

Tentara itu kehilangan penis karena bom di Afghanistan.


Kinerja Buruk Telkom Bisa Kontraproduktif ke Perekonomian RI

Selasa, 24 April 2018 15:57 WIB

Sebagai BUMN yang punya sumber daya besar, harga saham PT Telkom yang dibawah 4000 dan turun hingga 11%, sangat buruk dan pengaruhi IHSG


Kuasa Hukum Sebut Tio Pakusadewo Sudah Demam Sejak Beberapa Hari Lalu

Selasa, 24 April 2018 15:57 WIB

Tio sepengetahuan kuasa hukum sempat mengeluh sakit pada badannya.


Iran: Ada Konsekuensi Keras Jika Trump Keluar Kesepakatan Nuklir

Selasa, 24 April 2018 15:53 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron berada di Washington untuk meyakinkan Trump agar tidak keluar dari kesepakatan itu.


Usai Lulus Kuliah, Febby Rastanty Pilih Lanjutkan Karier Ketimbang Pendidikan

Selasa, 24 April 2018 15:52 WIB

Usai mendapat gelar sarjana hukum, Febby masih ingin menekuni kariernya di dunia hiburan.


Apple Bajak Wakil Presiden Samsung

Selasa, 24 April 2018 15:52 WIB

Diberitakan CNET, Brandon Yoon sementara menjabat manajer umum Apple di negaranya sendiri, Korea Selatan.


Pengamat: Hukuman Novanto Harusnya Lebih Berat

Selasa, 24 April 2018 15:49 WIB

Ray setuju dengan pencabutan hak politik Novanto.


Tinggalkan Ridwan-Uu, Hanura Resmi Dukung Duet Hasanah

Selasa, 24 April 2018 15:47 WIB

Pengalihan dukungan berdasarkan Surat Keputusan Nomor D/008/DPD Hanura.


Uber akan Hentikan Driver Mengetahui Alamat Lengkap Penumpang

Selasa, 24 April 2018 15:47 WIB

Meski Anda sudah menghapus aplikasinya, alamat yang Anda tulis belum tentu hilang. Itulah yang kini diperbaiki Uber.


Bumil, Ini Cara Efektif Mempercepat Proses Persalinan

Selasa, 24 April 2018 15:42 WIB

Cara-cara ini sangat mudah untuk dipraktekan bumil saat hamil tua.