Hiburan / Unik / Berita

Ditegur Polisi Karena Tak Pakai Helm, Alasan Dua Wanita Ini Bikin Garuk Kepala

akurat logo
Indah Purwati
Senin, 23 Oktober 2017 19:29 WIB
Share
 
Ditegur Polisi Karena Tak Pakai Helm, Alasan Dua Wanita Ini Bikin Garuk Kepala
Dua wanita ditegur karena tak memakai helm.. INSTAGRAM/polsekdemakkota

AKURAT.CO, Perawatan rambut seperti creambath memang menjadi kegemaran bagi wanita. Biaya yang dikeluarkan pun cukup beragam mulai dari puluhan hingga ratusan ribu.

Tapi ternyata perawatan creambath telah disalah gunakan oleh dua wanita asal Kota Demak, Jawa Tengah ini. Saat tengah mengantri di SPBU Bogorame, Demak dua wanita yang tidak diketahui namanya ini terlihat tidak memakai helm sebagai pengaman.

Kabar ini mencuat lewat akun resmi Polsek Demak Kota pada hari Senin (23/10) saat akan melakukan giat patroli rutin.

“Saat pelaksanaan giat patroli rutin yang dilaksankan oleh Polsek Demak kota ada kejadian yang cukup unik, Suatu ketika saat hendak memulai kegiatan patroli rombongan menyempatkan mengisi bahan bakar di SPBU bogorame dan melihat 2 wanita yang turut mengantri di SPBU tersebut,” tulis keterangan @polsekdemakkota (23/10).

Dalam unggahan tersebut terlihat seorang polisi yang sedang berbincang dengan dua wanita yang wajahnya telah disamarkan.

“Melihat 2 wanita tersebut tidak mengenakan helm baik yang berada di depan maupun pembonceng Kapolsek Demak Kota Iptu Sugeng Riyadi Bps, SH mencoba menegurnya dengan nada santai, beliau menanyakan mengapa tidak memakai helm? Mereka pun menjawab siap ndan,” tambahnya.

Uniknya, jawaban kedua dari salah satu wanita tersebut cukup membuat kaget Kapolsek Demak Kota. Bagaimana tidak, wanita tersebut dengan semangat memberikan alasannya. Usut punya usut, ternyata mereka baru selesai melakukan perawatan creambath dan jika memakai helm perawatannya akan gagal

“Mereka mengatakan "Eman eman pak bar creambath entek atusan kok pak" dalam bahasa indonesia sayang pak habis creambath habis ratusan pak,” pungkasnya.

Mendengar penjelasan dari wanita tersebut para anggota yang lain hanya bisa tertawa dan mengarahkan untuk tetap mematuhi peraturan berkendara termasuk helm. Karena bila terjadi kecelakaan yang rugi adalah diri sendiri bukan orang lain.[]

Ditegur Karena Tidak Pakai Helm Wanita Ini Bersemangat Memberikan Penjelasan Saat pelaksanaan giatpatroli rutin yang dilaksankan oleh Polsek Demak kota ada kejadian yang cukup unik, Suatu ketika saat hendak memulai kegiatan patroli rombongan menyempatkan mengisi bahan bakar di SPBU bogorame dan melihat 2 wanita yang turut mengantri di SPBU tersebut. Melihat 2 wanita tersebut tidak mengenakan helm baik yang berada di depan maupun pembonceng kapolsek Demak Kota Iptu Sugeng Riyadi Bps, SH mencoba menegurnya dengan nada santai, beliau menanyakan mengapa tidak memakai helm?. Mereka pun menjawab siap ndan. Namun tidak berhenti disitu saja saat diterangkan dampaknya apabila tidak mematuhi tata tertib dalam berkendara diantaranya helm tadi kedua wanita tersebut dengan semangatnya menjelaskan alasannya. Kapolsek yang mendengarkannya pun baru paham ternyata kedua wanita tersebut baru saja melakukan perawatan rambut dan takut apabila memakai helm perawatannya bisa gagal. Mereka mengatakan "Eman eman pak bar creambath entek atusan kok pak" dalam bahasa indonesia sayang pak habis creambath habis ratusan pak. Mendengarnya pun para anggota hanya bisa tertawa dan mengarahkan untuk tetap mematuhi peraturan berkendara termasuk helm. Karena bila terjadi kecelakaan yang rugi adalah diri sendiri bukan orang lain. Humas.kota.pnt

A post shared by Polsek Demak (@polsekdemakkota) on


Editor. Erizky Bagus Zuhair

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Banyak Istri akan Mendapatkan Kabar Positif Hamil Bulan Ini

Minggu, 21 Januari 2018 19:45 WIB

Para peneliti percaya kalau perubahan musim libur Natal dan Tahun Baru berkaitan dengan faktor reproduksi.


Aturan Pembatasan Impor Tembakau Ganggu Dinamika RUU Pertembakauan

Minggu, 21 Januari 2018 19:44 WIB

Salah satu yang menjadi bahan pertimbangan Dewan, adanya kesalahan yang muncul akibat lahirnya Permendag tentang Ketentuan Impor Tembakau.


Hamil 6 Bulan, Teuku Wisnu Wajari Shireen Sungkar Makin Manja

Minggu, 21 Januari 2018 19:42 WIB

Bagi Wisnu itu adalah hal yang wajar mengingat usia kehamilannya cukup besar.


Kuasa Pelapor Tantang Sandiaga Buktikan Legalitas Likuidasi Japirex

Minggu, 21 Januari 2018 19:42 WIB

Jika benar penjualan lahan dilakukan dalam rangka likuidasi, ia meminta bukti pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM.


Warga Asal Lampung Ditemukan Membusuk di Kamar Kontrakannya

Minggu, 21 Januari 2018 19:35 WIB

Warga Gang Swadaya 1, RT/RW 08/08, Cengkareng, Jakarta Barat mencium aroma bau busuk pada Minggu (21/1) sore



Gelar Juara Dunia UFC Milik McGregor Akan Pindah Tangan

Minggu, 21 Januari 2018 19:27 WIB

McGregor belum pernah bertarung lagi di Octagon sejak November 2016


Presiden Moon Sambut Baik Delapan Delegasi Korut yang Tiba di Korsel

Minggu, 21 Januari 2018 19:25 WIB

Korea Selatan menyambut baik konfirmasi Komite Olimpiade Internasional (IOC) bahwa 22 atlet Korea Utara akan bersaing.


Muncul Lagi Pria yang Ngaku Jadi Suami si Mpok

Minggu, 21 Januari 2018 19:25 WIB

Curhatan si mpok mendapat balasan lagi dari seorang pria.


OSO ke Hanura Kubu Bambu Apus: Di Sana Bikin Munaslub Apa?

Minggu, 21 Januari 2018 19:17 WIB

OSO mengklaim, sebanyak 21 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang tersebar di seluruh Indonesia mendukung dirinya



Wenger Isyaratkan Belum Dekati Aubameyang

Minggu, 21 Januari 2018 19:10 WIB

"Jika kami menontrak seorang pemain, kami akan mengumumkannya," kata Arsene Wenger.


Raja Yordania Prihatin Atas Klaim Sepihak Trump Terkait Yerusalem

Minggu, 21 Januari 2018 18:40 WIB

Raja Yordania Abdullah mengungkapkan keprihatinannya atas keputusan Washington mengakui Yerusalem sebagi Ibu Kota Israel.


Pelita Jaya Tutup Seri Kelima dengan Kemenangan 100 Poin

Minggu, 21 Januari 2018 18:40 WIB

"Selanjutnya kita akan bermain lebih disiplin dalam bertahan," ucap Johannis Winar.


Pemkab Tanah Bumbu Optimalkan Lahan Pertanian Manfaatkan Pematang Sawah

Minggu, 21 Januari 2018 18:31 WIB

Sebanyak 60 ton bibit unggul disediakan oleh pemerintah yang akan dibagikan kepada kelompok tani.